
Saat Penangkaran Menjadi Strategi Konservasi
Gresik - Konservasi tidak selalu berlangsung di dalam hutan. Di ruang penangkaran, ia bekerja melalui keberhasilan reproduksi, pencatatan, penandaan, dan kepastian asal-usul setiap individu.Petugas Re
Temukan informasi terbaru, kegiatan konservasi, dan edukasi seputar keanekaragaman hayati di Jawa Timur.
Menampilkan hasil untuk: dengan tag #kehutanan(29 artikel ditemukan)

Gresik - Konservasi tidak selalu berlangsung di dalam hutan. Di ruang penangkaran, ia bekerja melalui keberhasilan reproduksi, pencatatan, penandaan, dan kepastian asal-usul setiap individu.Petugas Re

Sidoarjo, 27 Agustus 2026 - Api tidak pernah bertanya siapa pengelola kawasan. Ia dapat muncul di bentang savana yang luas, di lereng pegunungan, di hutan musim, atau di sebuah pulau kecil yang dipisa

Tulungagung - Api tak hanya menghanguskan vegetasi. Ketika menjalar di sekitar habitat satwa liar, ia juga dapat memaksa penghuninya bergerak mencari tempat yang lebih aman. Dua individu Kucing Kuwuk

Jakarta - Di balik sebuah catatan lapangan, tersimpan lebih dari sekadar angka, koordinat, nama jenis, atau peta. Ada pengalaman, tantangan, inovasi, dan keputusan yang lahir dari mereka yang bekerja

Jakarta - Ketika seekor satwa liar membutuhkan pertolongan, ia tidak pernah bertanya siapa yang paling berwenang. Ia hanya membutuhkan siapa yang bersedia datang dan menyelamatkannya.Semangat itulah y

Pasuruan - Upaya menjaga kawasan konservasi tidak dapat dilakukan oleh satu institusi saja. Dibutuhkan sinergi antara pemerintah, perguruan tinggi, peneliti, dan masyarakat agar pengelolaan kawasan ma

Sidoarjo - Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Jawa Timur kembali menyelenggarakan acara Serah Terima Jabatan (Sertijab) dan Pisah Sambut Pejabat Administrator dan Pengawas pada Jumat (17

Gresik - Konservasi tidak hanya berlangsung di dalam hutan. Di balik setiap peredaran tumbuhan dan satwa liar yang legal terdapat ilmu pengetahuan, pengawasan, serta regulasi yang menjadi benteng perl

Sidoarjo - Seekor burung langka berstatus kritis, Kakatua Jambul Kuning (Cacatua sulphurea), akhirnya diserahkan secara sukarela oleh warga kepada Balai Besar KSDA Jawa Timur setelah lima tahun hidup