
Hujan Turun, Api Argopuro Belum Sepenuhnya Padam
Hujan deras sempat mengguyur Bermi sekitar 15 menit. Namun malam harinya api masih terlihat di lereng Puncak Argopuro. Sehari kemudian, kondisi berbeda terpantau dari dua sisi pegunungan.Situbondo - H
Temukan informasi terbaru, kegiatan konservasi, dan edukasi seputar keanekaragaman hayati di Jawa Timur.
Menampilkan hasil untuk: dengan tag #situbondo(35 artikel ditemukan)

Hujan deras sempat mengguyur Bermi sekitar 15 menit. Namun malam harinya api masih terlihat di lereng Puncak Argopuro. Sehari kemudian, kondisi berbeda terpantau dari dua sisi pegunungan.Situbondo - H

Jalur kunjungan terbatas Suaka Margasatwa (SM) Dataran Tinggi Yang tetap ditutup. Pemantauan Minggu menemukan dampak kebakaran telah mencapai sejumlah bagian jalur Baderan, sementara asap masih terlih

Hotspot tersebar di Suaka Margasatwa Dataran Tinggi Yang. Ketika api terlihat dari timur, tengah hingga barat kawasan, keselamatan personel menjadi prioritas.Situbondo - Kamis malam, 15 Oktober 2026,

Empat titik api terpantau dari darat di lereng Gunung Gundil dan Gunung Kerincing. Tim bergerak dari dua jalur untuk memastikan kondisi Suaka Margasatwa Dataran Tinggi Yang.Situbondo -. Awalnya hanya

Hotspot bergeser ke lereng barat Gunung Kerincing. Di tengah langit yang mulai mendung, petugas tetap bertahan di lapangan, memastikan bara tidak kembali menjadi api.Situbondo - Dari Cikasur, kabar ba

Situbondo - Setelah berhari-hari api bertahan di bentang Suaka Margasatwa Dataran Tinggi Yang, perkembangan pada Rabu (30/9) membawa sedikit kabar baik. Pemantauan melalui tiga sumber, Hotspot Hutan K

Cerita dari sekat bakar Argopuro, ketika menghindari api ternyata belum cukupSitubondo, 23 September 2026. Membuat sekat bakar di Argopuro ternyata bukan hanya urusan api. Vegetasi rapat harus dibelah

Api bekerja dalam hitungan jam. Hutan menjawabnya dalam hitungan tahun.Situbondo, 23 September 2026. Suara pohon tumbang terdengar dari lereng seberang. Satu cemara gunung (Casuarina junghuhniana) rob

Situbondo, 18 September 2026. Tak ada matras. Tak ada tenda yang nyaman. Ketika tubuh akhirnya menyerah, rerumputan kering, semak, dan debu sudah cukup menjadi tempat merebahkan badan.Beberapa orang t