Langit Argopuro Mulai Mendung, Hotspot Tak Lagi Terpantau

Agus Irwanto
Langit Argopuro Mulai Mendung, Hotspot Tak Lagi Terpantau

Situbondo - Setelah berhari-hari api bertahan di bentang Suaka Margasatwa Dataran Tinggi Yang, perkembangan pada Rabu (30/9) membawa sedikit kabar baik. Pemantauan melalui tiga sumber, Hotspot Hutan Konservasi (KSDAE), NASA FIRMS, dan SIPONGI, tidak menunjukkan adanya hotspot di dalam kawasan sepanjang hari.

Kabar itu belum membuat petugas lengah.

Pengalaman sehari sebelumnya menunjukkan bahwa apa yang tidak terbaca satelit belum tentu sepenuhnya menggambarkan keadaan di lapangan. Pada Selasa (29/9), hotspot yang terpantau sangat sedikit, tetapi tim yang turun dari kawasan masih melihat sejumlah titik api secara langsung. Kabut asap yang pekat saat itu turut membatasi jarak pandang.

Karena itu, pemantauan lapangan tetap menjadi bagian penting. Dalam pengendalian kebakaran hutan, informasi hotspot memang perlu ditindaklanjuti dengan pengecekan kondisi sebenarnya di lapangan. 

Dari Pos Baderan, petugas terus berkoordinasi dengan Masyarakat Mitra Polhut (MMP), warga, dan pelaku wisata. Vegetasi berupa rumput, semak, hingga cemara gunung yang terdampak kebakaran tetap menjadi perhatian, terutama kemungkinan masih tersimpannya bara pada tunggak dan material vegetasi kering.

Ada satu perubahan yang cukup terasa hari itu adalah langit mulai mendung.

Sejak siang hingga sore, mendung menggantung di sekitar Baderan. Gerimis tipis bahkan sempat turun di sekitar ladang dan perkebunan kopi. Setelah hari-hari panjang menghadapi api dan sulitnya memperoleh air di ketinggian, perubahan cuaca sekecil itu memberi harapan.

Bagi petugas, pekerjaan tetap berjalan seperti biasa, tetap memantau, berkoordinasi, membaca perkembangan cuaca, dan memastikan kondisi kawasan berdasarkan informasi lapangan.

Tim BBKSDA Jawa Timur belum menjadikan nihilnya hotspot hari ini sebagai tanda bahwa pekerjaan telah selesai. Terlebih, pemantauan satelit merupakan alat deteksi yang tetap perlu dibaca bersama hasil pengecekan lapangan.

Namun setelah berhari-hari menghadapi api di medan Argopuro, mendung dan beberapa tetes hujan tetap pantas disambut sebagai kabar baik.

Hari ini hotspot tak terpantau. Langit mulai mendung. Petugas tetap berjaga. Sebab di Argopuro, padamnya api bukan akhir pekerjaan. Memastikan bara benar-benar mati adalah bagian dari menjaganya.

Penulis: Fajar Dwi Nur Aji - PEH Ahli Muda
Editor: Agus Irwanto 
Sumber: Posko Dalkarhut – Balai Besar KSDA Jawa Timur

45 views
0 komentar
1 shares
Rating:

Komentar (0)

Tinggalkan Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan komentar!

Artikel Terkait