
Hutan Kering Bukan Hutan Mati
Ketika daun berguguran, rerumputan menguning, dan debit air mengecil, hutan mungkin terlihat kehilangan kehidupan. Padahal, musim kering justru memperlihatkan bagaimana spesies dan ekosistem bekerja u
Temukan informasi terbaru, kegiatan konservasi, dan edukasi seputar keanekaragaman hayati di Jawa Timur.
Menampilkan hasil untuk: dengan tag #cagar-alam(312 artikel ditemukan)

Ketika daun berguguran, rerumputan menguning, dan debit air mengecil, hutan mungkin terlihat kehilangan kehidupan. Padahal, musim kering justru memperlihatkan bagaimana spesies dan ekosistem bekerja u

Tumbuh di tebing dan sekitar aliran air, buahnya menjadi sumber pakan satwa, sementara ingatan masyarakat Bawean menyimpan cerita tentang buah yang dahulu dimakan dan diperjualbelikan. Prunus javanica

Sempat padam, namun api kembali membara pada pohon besar. Hingga malam, warga Sidomulyo bertahan menjaga api agar tidak merambat menuju lahan dan rumah mereka.Jember - Sungai di dekat kawasan sedang t

Sumenep - Musim kemarau tahun ini yang belum juga usai membuat jajaran Balai Besar KSDA Jawa Timur mengintensifkan pemantauan dan pengawasan terhadap kawasan hutan, tak terkecuali di Cagar Alam (CA) P

Banyuwangi - Bak petir di siang hari saat petugas piket Resort Konservasi Wilayah (RKW) 14 Kawah Ijen menerima kabar adanya kebakaran hutan pada sekitar pukul 19.00 WIB, 26 September 2026. Berita keba

Dari ruang desa hingga Sumber Elong, konservasi di Bawean hari itu berjalan dalam dua wajah, berbicara dengan masyarakat dan memastikan hutan tetap amanGresik - Pagi belum terlalu jauh ketika Nurhayya

Banyuwangi - Setelah lebih dari tiga pekan ditutup akibat kebakaran hutan, Taman Wisata Alam (TWA) Kawah Ijen kini bersiap kembali menerima pengunjung. Namun sebelum pintu wisata dibuka, satu hal dite

Banyuwangi - September belum selesai, begitu pula kewaspadaan terhadap api di Kawah Ijen. Kepulan asap kembali terpantau di Cagar Alam Kawah Ijen Merapi Ungup-Ungup, Kamis sore (24/9/2026), setelah ka

Pasuruan - Api yang sempat berkobar di Cagar Alam Gunung Abang, Pasuruan, dapat dipadamkan pada Sabtu sore, 13 September 2026. Namun, keesokan harinya, ancaman kembali datang dari luar kawasan.Kebakar