Kawah Ijen Bersiap Dibuka, Keselamatan Tetap Jadi Batas

Banyuwangi - Setelah lebih dari tiga pekan ditutup akibat kebakaran hutan, Taman Wisata Alam (TWA) Kawah Ijen kini bersiap kembali menerima pengunjung. Namun sebelum pintu wisata dibuka, satu hal ditempatkan di atas kepentingan lainnya, keselamatan.
Selasa hingga Rabu (22-23/9/2026), Kepala Bidang KSDA Wilayah III Jember BBKSDA Jawa Timur, Purwantono, bersama staf dan pejabat fungsional Pengendali Ekosistem Hutan melakukan pengecekan akhir di kawasan TWA. Kawah Ijen.
Tim menyusuri jalur yang akan kembali dilewati pengunjung. Kondisi akses dan jalur pendakian diperiksa, demikian pula sarana-prasarana pendukung wisata. Kebersihan kawasan dan keberadaan sampah menjadi perhatian, termasuk kondisi fasilitas yang berhubungan langsung dengan keamanan serta kenyamanan pengunjung.
Pengecekan tersebut bukan sekadar persiapan membuka kembali destinasi. Kawah Ijen baru saja melewati rangkaian kebakaran hutan yang membuat kegiatan di TWA ditutup sejak 4 September 2026. Pengumuman resmi BBKSDA Jawa Timur menyebut pembukaan dilakukan setelah penanganan darurat berakhir dan evaluasi keamanan jalur pendakian pascakebakaran dilaksanakan.
Kewaspadaan pun belum dilepas.
Hingga Jumat (25/9), kepulan asap masih terpantau di Cagar Alam Kawah Ijen Merapi Ungup-Ungup. Kondisi tersebut terus menjadi perhatian petugas. Perlu dibedakan, lokasi pantauan itu berada di kawasan cagar alam, sedangkan kawasan yang dipersiapkan untuk dibuka bagi kunjungan adalah TWA Kawah Ijen.
Batas itu penting
Pembukaan wisata tidak berarti seluruh bentang alam Ijen telah bebas dari risiko kebakaran. Kondisi cuaca, vegetasi kering, angin, kemungkinan bara tersisa, serta perkembangan lapangan tetap membutuhkan pemantauan. Karena itulah hasil pengecekan jalur dan kesiapan fasilitas menjadi bagian penting sebelum aktivitas wisata kembali berjalan.
Pengunjung nantinya juga memegang bagian dari tanggung jawab tersebut. BBKSDA Jawa Timur mewajibkan pemesanan tiket secara daring, kepatuhan terhadap SOP, serta perlengkapan dasar berupa senter, masker dan pakaian pelindung dari udara dingin. Pengunjung diwajibkan menjaga kebersihan, tidak membuang sampah sembarangan, dan tidak melakukan tindakan yang dapat memicu kebakaran hutan.
Dengan pertimbangan tersebut, Kepala BBKSDA Jawa Timur Ir. Nur Patria Kurniawan, S.Hut., M.Sc. melalui Pengumuman Nomor PG.2398/K.2/BIDTEK/KSA.04.01/B/9/2026 menetapkan TWA Kawah Ijen resmi dibuka kembali mulai Senin, 28 September 2026, untuk kegiatan wisata alam, pendakian, penelitian dan pendidikan.
Kawah Ijen memang kembali membuka pintunya. Tetapi pengalaman September meninggalkan satu pesan yang tidak boleh ikut dilupakan.
Menikmati Ijen adalah hak pengunjung. Pulang dengan selamat dan meninggalkan Ijen tetap lestari adalah tanggung jawab bersama.
Penulis: Warsono & Fajar Dwi Nur Aji, Pengendali Ekosistem Hutan Ahli Muda
Editor : Agus Irwanto
Sumber : Bidang KSDA Wilayah III Jember
Surat Pengumuman Pembukaan Kawah Ijen di klik disini
Komentar (0)
Tinggalkan Komentar
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan komentar!



