Selepas Ditutup, Tim Bergerak Menuju Api di Gunung Gilap – SM. Dataran Tinggi Yang

Probolinggo - Penutupan Suaka Margasatwa (SM) Dataran Tinggi Yang bukan akhir dari penanganan kebakaran. Senin, 7 September 2026, 21 personel bergerak menuju titik api di Gunung Gilap, sebelah timur Savana Cikasur, setelah perkembangan kebakaran terpantau semakin mendekati kawasan tersebut.
Tim pengendalian kebakaran yang melibatkan Masyarakat Mitra Polhut (MMP) dan Masyarakat Peduli Api (MPA) Baderan bergerak membawa jet shooter, APD karhutla, Freeze Flame, tenda, dan logistik untuk melakukan pemadaman di lapangan.
Pada saat bersamaan, seluruh pengunjung yang masih berada di dalam kawasan diberi informasi untuk segera turun. Satu tim bergerak mendekati api, sementara pengunjung diarahkan menjauhinya. Keselamatan menjadi garis batas keduanya.
Gunung Gilap Menjadi Fokus
Pemantauan melalui SIPONGI terdeteksi titik panas pada tingkat kepercayaan medium. Vegetasi berupa semak belukar, cemara gunung, dan alang-alang, ditambah kondisi cuaca kering, membuat perkembangan kebakaran terus menjadi perhatian.
BBKSDA Jawa Timur juga memperkuat koordinasi dengan BPBD, unsur pemerintah daerah, TNI-Polri di Kabupaten Probolinggo dan Situbondo, pelaku wisata, serta pemangku kepentingan lainnya untuk mendukung pemadaman dan pengamanan pengunjung.
Keputusan menutup kunjungan yang diambil sebelumnya kini menjadi bagian penting bagi ruang kerja tim. Kawasan dikosongkan dari aktivitas kunjungan agar penanganan kebakaran dapat dilakukan dengan meminimalkan risiko terhadap pengunjung.
Kawasan telah ditutup. Pendaki bergerak turun. Sebaliknya, 21 personel bergerak naik menuju Gunung Gilap dengan tujuan untuk menyelamatkan manusia dan kawasan Dataran Tinggi Yang.
Penulis: Fajar Dwi Nur Aji - PEH Ahli Muda
Editor: Agus Irwanto
Sumbe: Posko Dalkarhut - BBKSDA Jawa Timur
Komentar (0)
Tinggalkan Komentar
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan komentar!



