Pohon Tidur dan Sarang, Membaca Kehidupan Kakatua Masakambing

Pemantauan di Pulau Masakambing mencatat 17 perjumpaan langsung, dua titik pohon tidur, serta 11 pohon sarang dan potensial sarang Kakatua Kecil Jambul Kuning.
Sumenep, 28 Oktober 2026. Untuk memahami kehidupan seekor burung, tidak selalu cukup dengan menghitung berapa kali ia terlihat terbang. Di Pulau Masakambing, petugas juga membaca pohon tempat burung kembali saat hari berakhir dan lubang-lubang yang berpotensi menjadi tempat berkembang biak.
Pemantauan Kakatua Kecil Jambul Kuning (Cacatua sulphurea abbotti) pada bulan Oktober 2026 mencatat 17 perjumpaan langsung pada satu lokasi pengamatan, dua titik pohon tidur, serta 11 titik pohon sarang dan pohon yang berpotensi digunakan sebagai sarang.
Angka perjumpaan tersebut tidak dapat langsung diterjemahkan sebagai jumlah individu. Burung yang sama dapat tercatat lebih dari sekali selama pengamatan. Justru informasi mengenai pohon tidur dan pohon sarang memberi lapisan data yang penting.
Bagi burung berongga seperti kakatua, pohon bukan sekadar tempat bertengger. Struktur pohon tertentu dapat menyediakan ruang untuk beristirahat, berlindung, maupun berkembang biak. Karena itu, keberadaan pohon-pohon tersebut menjadi bagian yang perlu terus dipantau bersama keberadaan burungnya.
Data lapangan selanjutnya dapat dibandingkan dengan pemantauan sebelumnya untuk melihat perubahan penggunaan ruang, keberlanjutan pohon sarang, dan dinamika perjumpaan Kakatua dari waktu ke waktu.
Masakambing selama ini dikenal sebagai salah satu ruang penting bagi Kakatua Kecil Jambul Kuning, Cacatua sulphurea abbotti. Namun menjaga burung ini tidak berhenti pada memastikan ia masih terlihat.
Yang perlu dijaga juga adalah pohon tempat ia kembali pada senja, lubang tempat kehidupan baru dimulai, dan lanskap yang memungkinkan kakatua tetap menjadi bagian dari Masakambing.
Penulis : Fajar Dwi Nur Aji - PEH Ahli Muda
Editor & Foto : Agus Irwanto
Sumber : Bidang KSDA Wilayah II Gresik
Komentar (0)
Tinggalkan Komentar
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan komentar!



