Hikmatnya Upacara Kemerdekaan RI di Taman Hidup, Suaka Margasatwa Dataran Tinggi Yang

Probolinggo, 17 Agustus 2026. Pagi itu, didinginnya kabut yang menyelimuti tenda dan danau Taman Hidup, Suaka Margasatwa Dataran Tinggi Yang, tak dapat membekukan hati para rimbawan Balai Besar KSDA Jawa Timur untuk melangkah mengibarkan Sang Saka Merah Putih.
Diiringi riuh dan merdunya suara burung-burung, kaki yang bergetar, tangan yang terselip di saku, dan hembusan nafas yang mengepulkan asap, pasukan kecil yang dipimpin langsung Kepala BBKSDA Jatim, Nur Patria Kurniawan perlahan sampai di tepian danau kehidupan Argopuro. Bersamanya ada anggota PLN Paiton, komunitas ojek argopuro, Mahapena FE-UNEJ, Orari, jurnalis, warga sekitar, pendaki, seniman, dan komunitas lainnya turut menyambut peringatan kemerdekaan negeri tercinta.
Dalam sambutannya, Kepala BBKSDA Jatim mengatakan bahwa upacara kemerdekaan ini sangat spesial karena dapat dilaksanakan di Taman Hidup - Suaka Margasatwa Dataran Tinggi Yang.
“Saya berterima kasih kepada masyarakat yang turut hadir dan mendukung kegiatan ini, karena masyarakat adalah yang mempunyai kawasan ini, kita diamanahi untuk menjaganya, tapi merekalah yang sebenarnya yang incgarge di sini yang mendapat manfaat dan sekaligus juga mendapat akibat apabila tidak dilaksanakan pengelolaan dengan baik,” ujarnya.
Momen kemerdekaan ini digunakan BBKSDA Jawa Timur untuk melakukan aksi pembersihan sampah dan memperbaiki jembatan di danau Taman Hidup. Jembatan tersebut sangat membantu para pengunjung dalam mengambil air untuk wudhu, masak, dan kebutuhan lainnya.
“Ini adalah aksi dari BBKSDA Jawa Timur Untuk Indonesia,” tutup Nur Patria.
Malam sebelumnya, telah dilaksanakan terlebih dahulu renungan kemerdekaan bersama para peserta yang hadir. Selain itu juga digelar dialog bersama dan potong tumpeng serta makan bersama. Pada kesempatan tersebut, Nur Patria Kurniawan memberikan potongan tumpeng kepada Remon Tambora pegiat konservasi senior di Argopuro.
Mengakhiri kegiatan, turut diresmikan kembali dermaga Taman Hidup yang telah selesai diperbaiki. Harapannya, para pengunjung dapat ikut menjaga keberadaan Suaka Margasatwa Dataran Tinggi Yang dengan membawa turun kembali sampah yang dibawa saat pendakian.
Penulis: Akhmad David Kurnia Putra – Polhut Ahli Muda
Editor: Agus Irwanto
Komentar (2)
Tinggalkan Komentar
Inot
Lwarbyasah...
Cak Agus
mantab



