Ditemukan Saat Panen, Kucing Kuwuk Kini Menunggu Jalan Pulang

Jember - Empat bulan lalu, seekor kucing kecil ditemukan seorang petani saat memanen padi di Kencong, Jember. Terlihat sendirian, tanpa induk ada di sekitarnya. Rasa iba membuat sang petani membawanya pulang ke rumah.
Selama kurun waktu itu ia merawatnya dengan cara yang ia tahu, daging ayam sempat dikukus sebelum diberikan. Dengan harapan membuat kucing tersebut semakin liar.
Namun waktu berkata lain. Tubuhnya membesar, naluri liarnya ikut tumbuh. Belakangan baru diketahui, bahwa kucin tersebut adalah Kucing Kuwuk (Prionailurus bengalensis), satwa liar yang dilindungi undang-undang.
Rasa khawatir mulai menghinggapi dirinya. Melepasnya begitu saja bukanlah sebuah pilihan yang dirasa bijak. Selain telah cukup lama berada dalam perawatan manusia, juga ada risiko satwa mendekati permukiman dan memangsa ternak milik warga.
Tak berapa lama, ia menemukan jalan keluar datang dengan komunikasi dengan seorang anggota Kepolisian yang berdinas di Jember. Pak petani memilih menyerahkan satwa yang telah dirawatnya selama berbulan-bulan itu kepada pihak berwenang.
Dan, pada Jumat, 28 Agustus 2026, Tim Matawali - Bidang KSDA Wilayah III Jember, BBKSDA Jatim menerima penyerahan si kuwuk.
Kini ia berada sementara di kandang transit untuk menjalani observasi dan asesmen. Kondisi kesehatan dan perilakunya akan menjadi dasar menentukan langkah berikutnya, apakah layak kembali ke alam atau masih membutuhkan perawatan lanjutan.
Tak ada yang perlu dipersalahkan dari cerita ini. Semuanya bermula dari rasa kasihan, lalu berakhir pada sebuah kesadaran. Bahwa menyayangi satwa liar tak selalu berarti harus memilikinya.
Dan melepasliarkan-pun bukan sekadar membuka pintu kandang. Kucing kuwuk belumlah pulang, ia masih perlu masa rehabilitasi terlebih dahulu. Namun, setidaknya kini ia berada di jalan yang semestinya.
Penulis : Fajar Dwi Nur Aji, PEH Ahli Muda
Editor : Agus Irwanto
Sumber : Bidang KSDA Wilayah III Jember
Komentar (0)
Tinggalkan Komentar
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan komentar!



