Alamat Baru, Semangat yang Sama, BBKSDA Jawa Timur Perkuat Layanan Digital Konservasi

Agus Irwanto
Alamat Baru, Semangat yang Sama, BBKSDA Jawa Timur Perkuat Layanan Digital Konservasi

Sidoarjo, 10 Agustus 2026 - Konservasi hari ini tidak hanya berlangsung di tengah hutan, lereng gunung, pulau-pulau kecil, atau ketika petugas berhadapan langsung dengan satwa liar. Sebagian kerja itu kini bergerak melalui ruang digital, menghubungkan informasi, pelayanan, pemantauan, dan masyarakat dalam satu jejaring yang semakin dekat.

Memasuki momentum Hari Konservasi Alam Nasional (HKAN) 2026, Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Jawa Timur memperkuat pelayanan publik berbasis digital melalui penggunaan domain baru bbksdajawatimur.id.

Perubahan tersebut menjadi bagian dari penyesuaian dan penguatan akses terhadap website serta berbagai aplikasi pelayanan BBKSDA Jawa Timur. Sejumlah layanan digital yang sebelumnya menggunakan domain bbksdajatim.org kini secara bertahap beralih menggunakan bbksdajawatimur.id.

Website BBKSDA Jawa Timur serta sejumlah aplikasi, antara lain ARJUNA, SIPA, dan GLATIK, telah dapat kembali diakses melalui domain baru tersebut. Sementara itu, beberapa masih dalam proses penyesuaian agar segera dapat digunakan secara optimal.

Bagi pengguna, perubahan itu tidak mengubah mekanisme akses ke dalam aplikasi. Akun maupun akses pengguna tetap sama seperti sebelumnya. Penyesuaian terutama dilakukan pada alamat domain layanan, dari bbksdajatim.org menjadi bbksdajawatimur.id.

Perubahan alamat tersebut juga diikuti dengan pembaruan sejumlah sarana penghubung layanan. QR Code SIPA dan Pantau Kawah Ijen, misalnya, perlu disesuaikan karena sebelumnya masih terhubung dengan alamat domain lama.

Konservasi yang Semakin Dekat
Transformasi pelayanan digital menjadi semakin relevan ketika konservasi dituntut untuk hadir lebih dekat dengan masyarakat.

Informasi tidak cukup hanya tersedia. Ia harus mudah ditemukan. Pelayanan tidak cukup hanya berjalan. Ia harus mudah dijangkau. Teknologi, dalam konteks ini, menjadi jembatan yang mempertemukan kerja-kerja konservasi dengan masyarakat yang membutuhkan informasi dan pelayanan.

Semangat tersebut sejalan dengan momentum Hari Konservasi Alam Nasional 2026 yang mengusung tema “Konservasi Alam, Kerja Bersama Merawat Alam Indonesia.”

Kerja bersama itu tidak selalu berlangsung dengan menanam pohon, memulihkan ekosistem, berpatroli di dalam kawasan, atau menyelamatkan satwa liar. Ia juga tumbuh melalui keterbukaan informasi, kemudahan pelayanan, serta ruang digital yang memungkinkan masyarakat terhubung dan mengambil bagian dalam upaya konservasi.

Kepala Balai Besar KSDA Jawa Timur, Ir. Nur Patria Kurniawan, S.Hut., M.Sc., mengatakan penguatan layanan digital merupakan bagian dari upaya menghadirkan pelayanan konservasi yang semakin mudah dijangkau masyarakat.

“Konservasi tidak dapat dikerjakan sendiri. Semangat Hari Konservasi Alam Nasional 2026 mengingatkan kita bahwa merawat alam Indonesia membutuhkan kerja bersama. Karena itu, pelayanan publik juga harus terus beradaptasi agar masyarakat semakin mudah memperoleh informasi, mengakses layanan, dan terlibat dalam upaya konservasi. Perubahan domain ini menjadi bagian dari ikhtiar kami untuk menghadirkan layanan digital yang semakin mudah diakses, sekaligus memperkuat jembatan antara konservasi dan masyarakat.”  ujarnya. 

Alamat Boleh Berubah, Komitmen Tetap Sama
Di lapangan, konservasi membutuhkan petugas yang berjalan menembus hutan, masyarakat yang menjaga ruang hidup di sekitarnya, peneliti yang menghadirkan ilmu pengetahuan, serta banyak tangan yang bekerja bersama.

Di ruang digital, semangat yang sama diterjemahkan melalui pelayanan yang terus diperbaiki.

Karena itu, peralihan menuju bbksdajawatimur.id bukan semata cerita tentang perubahan alamat sebuah website. Ia adalah bagian kecil dari perjalanan yang lebih besar, bagaimana konservasi terus beradaptasi tanpa kehilangan tujuan utamanya.

Alamat boleh berubah, tetapi semangatnya tetap sama, melayani masyarakat, menjaga keanekaragaman hayati, dan bekerja bersama merawat alam Indonesia.

Bagi pengguna yang mengalami kendala dalam mengakses aplikasi selama masa penyesuaian, dapat menghubungi pengelola layanan BBKSDA Jawa Timur untuk mendapatkan informasi dan bantuan lebih lanjut.

Penulis : Fajar Dwi Nur Aji - PEH Ahli Muda
Editor : Agus Irwanto

26 views
1 komentar
0 shares
Rating:

Komentar (1)

Tinggalkan Komentar

Pak Ganteng

pantes alamat yg lama tidak bisa dibuka. semangat buat teman2 bksda jatim

Artikel Terkait

Kasur Ijo di Tengah Bara
Artikel

Kasur Ijo di Tengah Bara

Gresik - Malam itu mereka tidak sedang berkemah. Api yang menyala di Blok Teneden, Suaka Margasatwa Pulau Bawean, semak kering terbakar, tunggak masih merah, dan cahaya senter bergerak ke sana kemari