123 Pengunjung Masih Tercatat di Dalam Kawasan Suaka Margasatwa Dataran Tinggi Yang

Agus Irwanto
123 Pengunjung Masih Tercatat di Dalam Kawasan Suaka Margasatwa Dataran Tinggi Yang

Probolinggo - Penutupan Suaka Margasatwa (SM) Dataran Tinggi Yang diikuti langkah pengamanan lebih lanjut. Hingga Selasa, 8 September 2026 pukul 15.00 WIB, sistem kunjungan masih mencatat 123 pengunjung berada di dalam kawasan, sementara kebakaran hutan masih dalam penanganan.

Kondisi tersebut menjadi perhatian BBKSDA Jawa Timur setelah kunjungan ke kawasan ditutup menyusul perkembangan kebakaran yang semakin mendekati Savana Cikasur.

Petugas kini memprioritaskan penyampaian informasi kepada pengunjung yang masih berada di lapangan. Tim, mitra, dan masyarakat yang bergerak di kawasan diminta turut meneruskan pemberitahuan kepada setiap pengunjung yang ditemui agar menjauhi titik api dan segera turun meninggalkan kawasan Argopuro.

Kepala Bidang Teknis BBKSDA Jawa Timur, Nofi Sugiyanto, S.Hut., M.Ec.Dev., M.A., mengatakan kondisi geografis Dataran Tinggi Yang menjadi tantangan tersendiri dalam menyampaikan informasi kepada pengunjung.

“Kendalanya, tidak seluruh kawasan terjangkau sinyal provider. Karena itu, informasi kepada pengunjung tidak bisa hanya mengandalkan komunikasi melalui telepon. Petugas menyampaikan pemberitahuan secara langsung kepada pengunjung yang ditemui di lapangan, termasuk meminta bantuan untuk meneruskan informasi kepada pengunjung lainnya,” ulasnya.

Menurut Nofi, komunikasi antar personil di lapangan juga diperkuat.

“Mulai hari ini petugas yang bergerak di lapangan dilengkapi HT untuk menjaga komunikasi antar Tim. Prioritas kita memastikan informasi penutupan tersampaikan dan pengunjung yang masih berada di kawasan dapat turun dengan aman,” jelasnya.

Langkah pengamanan tersebut berjalan bersamaan dengan operasi pemadaman. Sebelumnya, 21 personel MMP dan MPA Baderan telah bergerak menuju titik api di Gunung Gilap, sebelah timur Cikasur.

Di medan tanpa sinyal, informasi akhirnya bergerak dari orang ke orang. Petugas menuju api, sementara pengunjung diarahkan turun menjauhinya. Kini tugas berikutnya bukan hanya mengendalikan api, tetapi memastikan tak seorang pun tertinggal tanpa informasi di tengah kawasan.

Penulis : Fajar Dwi Nur Aji - PEH Ahli Muda 
Editor : Agus Irwanto 
Sumber : Posko Dalkarhut - BBKSDA Jawa Timur

45 views
0 komentar
1 shares
Rating:

Komentar (0)

Tinggalkan Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan komentar!

Artikel Terkait