
Para Penjaga Hutan yang Akhirnya Pulang
Kolaborasi Masyarakat, Damkar, BBKSDA Jawa Timur, dan Perhutani Mengembalikan Empat Satwa Liar ke Habitat AlaminyaPacitan - Di balik rimbunnya hutan, terdapat satwa-satwa yang bekerja tanpa pernah mem
Temukan informasi terbaru, kegiatan konservasi, dan edukasi seputar keanekaragaman hayati di Jawa Timur.
Menampilkan hasil untuk: dengan tag #perhutani(11 artikel ditemukan)

Kolaborasi Masyarakat, Damkar, BBKSDA Jawa Timur, dan Perhutani Mengembalikan Empat Satwa Liar ke Habitat AlaminyaPacitan - Di balik rimbunnya hutan, terdapat satwa-satwa yang bekerja tanpa pernah mem

Pacitan - Seekor Trenggiling (Manis javanica), salah satu mamalia paling terancam di dunia sekaligus satwa yang dilindungi di Indonesia, kembali menghirup udara bebas. Setelah ia diselamatkan melalui

Bojonegoro - Tim Matawali Balai Besar KSDA Jawa Timur bersama Perum Perhutani melaksanakan kegiatan pelepasliaran dua ekor ular Sanca Kembang (Malayopython reticulatus) di Kawasan Perlindungan Setempa

Ponorogo - Tim Matawali Resort Konservasi Wilayah (RKW) 5 Ponorogo melepasliarkan Ular Sanca Bodo (Python bivittatus) ke kawasan hutan lindung di Ponorogo, 5 Mei 2026. Ular-ular yang dilepasliarkan te

Blitar - Di sebuah sudut Kota Blitar, seekor Trenggiling Jawa (Manis javanica) ditemukan dalam kondisi yang membuatnya jauh dari habitat alaminya. Satwa pemalu yang seharusnya hidup tersembunyi di lan

Madiun - Dua ekor Elang Tikus (Elanus caeruleus) dilepasliarkan ke kawasan hutan Perhutani di RPH Kresek, BKPH Brumbun, KPH Madiun, Senin, 13 April 2026. Pelepasliaran ini menjadi bagian dari kegiatan

Blitar - Seekor Trenggiling Jawa ditemukan masuk ke rumah warga di Kota Blitar pada Rabu, 25 Februari 2026. Satwa dilindungi itu dilaporkan masyarakat kepada Tim MATAWALI Seksi KSDA Wilayah I Kediri.

Di Petak 7B RPH Guwoterus, BKPH Mulyagung, KPH Parengan, ratusan bibit ditanam sebagai bagian dari “Gerakan Tanam Pohon” yang digagas oleh Perum Perhutani KPH Parengan (18/02/2026). Kegiatan ini mempe

Menindaklanjuti beredarnya video di media sosial yang menyebut adanya jejak hewan buas di wilayah Kecamatan Ngrayun, Kabupaten Ponorogo, Resor Konservasi Wilayah (RKW) 05 Ponorogo melakukan pengecekan