
Monitoring Elang Jawa, Jumpai Kompetitor Alamnya
Tahun ini kegiatan monitoring Elang Jawa (Nisaetus bartelsi) kembali digelar di 2 kawasan konservasi, Cagar Alam (CA) Gunung Sigogor dan CA. Gunung Picis. Kedua cagar alam tersebut berada di Pegununga
Temukan informasi terbaru, kegiatan konservasi, dan edukasi seputar keanekaragaman hayati di Jawa Timur.
Menampilkan hasil untuk: dengan tag #bksda(1053 artikel ditemukan)

Tahun ini kegiatan monitoring Elang Jawa (Nisaetus bartelsi) kembali digelar di 2 kawasan konservasi, Cagar Alam (CA) Gunung Sigogor dan CA. Gunung Picis. Kedua cagar alam tersebut berada di Pegununga

Mendengar informasi dari pendaki turun bahwa ada kepulan asap dari gunung Argopuro, sontak membuat Syamsul Arifin, personil Masyarakat Mitra Polhut (MMP) Resort Konservasi Wilayah (RKW) 23 Argopuro se

Resort Konservasi Wilayah 14 Banyuwangi mendapatkan laporan dari Balai Karantina Pertanian Wilker Ketapang Banyuwangi yang telah menyita satwa burung karena tidak dilengkapi dokumen yang menyertainya

Balai Besar KSDA Jawa Timur melepasliarkan 40 ekor Monyet-ekor panjang (MEP) dan 30 ekor ular Python reticulatus di Suaka Margasatwa (SM) Pulau Nusa Barung, 15 Juli 2023. Pelepasliaran tersebut dilaku

Balai Besar KSDA Jawa Timur (BBKSDA Jatim) bersama The Aspinall Foundation Indonesia Program (TAFIP) kembali melepasliarkan empat ekor Lutung Jawa (Trachypithecus auratus) di Cagar Alam Pulau Sempu, 8

Sebanyak tiga ekor Lutung Jawa (Trachypithecus auratus) dilepasliarkan BBKSDA Jawa timur bersama Pusat Rehabilitasi Lutung Jawa (The Aspinall Foundation-Indonesia Program). Pelepasliaran tersebut dila

Siapa yang tak kenal Kawah Ijen ? Taman Wisata Alam yang terkenal dengan Blue Firenya ini masih destinasi wisata unggulan di Banyuwangi. Hanya berjarak sekitar 40 km saja dari kota Banyuwangi, dan bis

Persidangan terhadap terdakwa sindikat perdagangan satwa liar yang diungkap Ditreskrimsus Polda Jatim memasuki babak persidangan di Pengadilan Negeri Situbondo, 20 Mei 2020. Agenda sidang kali ini men

Dua bulan telah berlalu sejak ditetapkannya pandemi Covid-19 sebagai bencana nasional non alam di Indonesia, telah berdampak pada hampir seluruh sektor usaha, tidak terkecuali dengan usaha ternak ayam