
Konservasi Tak Berhenti Pada Pal Batas
Menjaga kawasan konservasi bukan hanya soal batas wilayah, tetapi juga membangun kolaborasi, mencegah ancaman, dan memperkuat kesepahaman di tingkat tapakBawean - Konservasi tidak berhenti ketika pal
Temukan informasi terbaru, kegiatan konservasi, dan edukasi seputar keanekaragaman hayati di Jawa Timur.
Menampilkan hasil untuk: dengan tag #suaka-margasatwa(250 artikel ditemukan)

Menjaga kawasan konservasi bukan hanya soal batas wilayah, tetapi juga membangun kolaborasi, mencegah ancaman, dan memperkuat kesepahaman di tingkat tapakBawean - Konservasi tidak berhenti ketika pal

Bawean - Seekor Sikep Madu Asia (Pernis ptilorhynchus) kembali mengudara di langit Pulau Bawean, Sabtu, 25 Juli 2026. Burung pemangsa yang sebelumnya diselamatkan dari pemeliharaan masyarakat itu dile

Probolinggo - Kabut turun perlahan menutupi hamparan sabana dan hutan pegunungan di Dataran Tinggi Yang. Di bentang alam yang menjadi salah satu kantong penting keanekaragaman hayati Jawa Timur itu, l

Pendidikan lapangan yang memadukan riset keanekaragaman hayati, penelitian sosial, kajian sumber air, dan pengabdian kepada masyarakat menjadi ruang belajar bagi generasi muda untuk memahami bahwa kon

Senja selalu menghadirkan wajah yang berbeda bagi hutanBawean, 22 Juli 2026. Ketika cahaya matahari perlahan menghilang di balik perbukitan Pulau Bawean, burung-burung mulai kembali ke tajuk pohon. Su

Gresik - Langit perlahan berubah jingga ketika Tim Resort Konservasi Wilayah (RKW) 09 Gresik–Bawean - Balai Besar KSDA Jawa Timur menapaki jalan pulang dari Blok Gunung Besar, Suaka Margasatwa Pulau B

Gresik - Tidak semua batas kawasan konservasi berupa pagar, patok beton, atau garis pada peta. Di Pulau Bawean, sebagian batas Suaka Margasatwa justru bersentuhan langsung dengan jalan desa, kebun war

Probolinggo - Suara baling-baling drone memecah keheningan pagi di Sabana Cikasur. Dari hamparan padang rumput pegunungan yang dikelilingi hutan hujan dataran tinggi, wahana tanpa awak itu perlahan na

Jember - Di sebuah desa di pesisir selatan Kabupaten Jember, sekelompok masyarakat memilih jalan yang tidak selalu mudah. Mereka membangun usaha, memperkuat kelembagaan, sekaligus menjaga hubungan har