
Evakuasi Trenggiling di Kediri
MATAWALI atau Penyelamatan Satwa Liar Ilegal Melalui Kolaborasi Multi Pihak merupakan program penyelamatan satwa liar dari Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Jawa Timur. Program ini tela
Temukan informasi terbaru, kegiatan konservasi, dan edukasi seputar keanekaragaman hayati di Jawa Timur.
Menampilkan hasil untuk: dengan tag #pelepasliaran(97 artikel ditemukan)

MATAWALI atau Penyelamatan Satwa Liar Ilegal Melalui Kolaborasi Multi Pihak merupakan program penyelamatan satwa liar dari Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Jawa Timur. Program ini tela

Berawal dari penyerahan seekor ular Sanca kembang (Malayopython reticulatus) dari Pemadam Kebakaran, Kab. Pamekasan pada 3 Januari 2025. Kondisi satwa saat diterima terlihat sehat, masih liar, dengan

Balai Besar KSDA Jawa Timur melakukan translokasi satwa liar dilindungi jenis Komodo (Varanus komodoensis) ke Balai Besar KSDA Nusa Tenggara Timur, 18 November 2024. Satwa tersebut merupakan hasil pen

Adalah Bella, Sarah, Tejo, Supri, dan Yudi, 5 ekor Lutung Budeng (Trachypithecus auratus) yang dilepasliarkan pihak Balai Besar KSDA Jawa Timur beserta Javan Langur Centre - The Aspinall Foundation In

Bersama masyarakat sekitar, Balai Besar KSDA Jawa Timur dan Bajulmati Sea Turtle Conservation (BSTC) melepasliarkan 596 ekor tukik kembali ke laut lepas, 5 Oktober 2024. Adapun jenis tukik yang dilepa

Munculnya Buaya di Sungai Bengawan Solo yang terekam oleh kamera warga, sempat beredar di lini sebuah media massa lokal. Buaya tersebut tampak sedang memakan seekor ayam di pinggir sungai yang terleta

Balai Besar KSDA Jawa Timur bersama Balai Karantina Hewan Ikan dan Tumbuhan (BKHIT) Jawa Timur, melepasliarkan 275 ekor burung Madu pengantin (Leptocoma sperata) hasil pencegahan penyelundupan satwa.

Dalam rangka aksi Penyelamatan Satwa liar dan Road To HKAN 2024, Balai Besar KSDA Jawa Timur bersama Pusat Rehabilitasi Lutung Jawa (The Aspinall Foundation-Indonesia Program/TAF-IP) telah dilmelaksan

Balai Besar KSDA Jawa Timur bersama TNI AL-Puslatpurmar 4 Pantai Baruna dan Perum Perhutani KPH Malang melepasliarkan 49 ekor satwa liar dilindungi dan tidak dilindungi, 13 Juli 2024. Adapun jenis sat