
Alam Tak Pernah Diam, Begitu Pula Ancamannya
Gresik - Pagi belum sepenuhnya terang saat tim patroli mulai menapaki jalur di Blok Gunung Besar, Pulau Bawean. Tanah masih basah, dedaunan menyimpan embun, dan suara burung memecah sunyi hutan. Di te
Temukan informasi terbaru, kegiatan konservasi, dan edukasi seputar keanekaragaman hayati di Jawa Timur.
Menampilkan hasil untuk: dengan tag #bawean(176 artikel ditemukan)

Gresik - Pagi belum sepenuhnya terang saat tim patroli mulai menapaki jalur di Blok Gunung Besar, Pulau Bawean. Tanah masih basah, dedaunan menyimpan embun, dan suara burung memecah sunyi hutan. Di te

Gresik - Pulau Bawean, yang dikenal sebagai salah satu benteng terakhir keanekaragaman hayati di utara Pulau Jawa, kembali menyimpan sebuah kisah tentang hubungan kompleks antara manusia dan satwa lia

Bawean - Tidak banyak orang mengetahui bahwa di perairan sekitar Pulau Bawean, Kabupaten Gresik, terdapat beberapa kawasan konservasi yang memiliki peran penting dalam menjaga keanekaragaman hayati. S

Gresik, 4 Maret 2026 - Keputusan menempatkan Rusa Bawean dalam logo Hari Ulang Tahun ke-539 Kabupaten Gresik memantik perhatian publik. Di satu sisi, ia menjadi simbol kebanggaan daerah. Di sisi lain,

Gresik, 3 Maret 2026 - Setiap tanggal 3 Maret, dunia memperingati World Wildlife Day atau Hari Satwa Liar Sedunia, sebuah momentum global yang ditetapkan untuk mengenang adopsi Convention on Internati

Bawean - Di lereng berbatu dengan kemiringan sekitar 35 derajat di Blok Gunung Besar, langkah tim SMART Patrol pembuka 2026 terhenti pada sebuah detail kecil, sebatang duri hitam-putih tergeletak di t

Tim Balai Besar KSDA Jawa Timur kembali menapaki lereng-lereng Cagar Alam Pulau Bawean, Kabupaten Gresik (25/02/2026). Di atas areal ±10 hektar yang pernah mengalami degradasi, kegiatan pemeliharaan s

Kabut pagi menggantung di lereng Gunung Besar ketika tim patroli berhenti dan mendongak. Di antara cabang-cabang tua yang dilapisi lumut, anggrek liar bergelayut, tenang, nyaris tak terlihat dari lant

Di bawah kanopi hutan Pulau Bawean, suara dedaunan yang bergesekan lebih sering terdengar daripada derap langkah manusia. Di sanalah, seekor Rusa Bawean terpantau, jejak tapaknya membekas di tanah lem