
Anggrek Hantu dari Cagar Alam Pulau Sempu
Malang, 4 Oktober 2025. Pulau Sempu kembali menyingkap misteri alamnya. Di hutan lembap Pantai Tanjung, Cagar Alam Pulau Sempu, sebuah sosok mungil yang nyaris tak terlihat manusia akhirnya terungkap.
Temukan informasi terbaru, kegiatan konservasi, dan edukasi seputar keanekaragaman hayati di Jawa Timur.
Menampilkan hasil untuk: dengan tag #bbksdajatim(557 artikel ditemukan)

Malang, 4 Oktober 2025. Pulau Sempu kembali menyingkap misteri alamnya. Di hutan lembap Pantai Tanjung, Cagar Alam Pulau Sempu, sebuah sosok mungil yang nyaris tak terlihat manusia akhirnya terungkap.

Malang, 3 Oktober 2025. Di balik rawa-rawa yang tenang dan jernih airnya tertahan hujan, tim survei lima taksa jenis Lutung Jawa dari Balai Besar KSDA Jawa Timur menemukan kejutan, lompatan-lompatan k

Pagi itu, Minggu (28/9), Lapangan Gajah Mada dipenuhi ratusan wajah penuh antusias. Dari siswa sekolah dasar hingga mahasiswa kedokteran hewan, dari dokter klinik hingga aparat pemerintah, semua larut

Mojokerto, 11 September 2025. Pukul lima pagi, saat sebagian warga masih terlelap, Desa Kedungmaling dikejutkan oleh sosok yang tak biasa. Seekor ular sanca kembang (Malayopython reticulatus) tiba-tib

Di jalur pendakian Argopuro, kelelahan para pendaki seketika terhenti ketika sesosok Rusa Timor betina muncul dari balik semak belukar (30/08/25). Tubuhnya ramping, geraknya penuh kewaspadaan, namun t

Suara riuh 320 pelajar SMP Negeri 14 Surabaya memenuhi Aula Joglo di siang yang teduh, Selasa (12/8/2025). Di balik raut wajah penuh rasa ingin tahu, tersimpan benih kepedulian yang hendak ditanam, be

Di langit timur Pulau Jawa, di antara kabut tipis lereng Arjuno hingga hutan perawan Alas Purwo, sayap-sayap tua masih terbang rendah dengan mata menyala menantang waktu. Dialah Nisaetus bartelsi, Ela

Probolinggo, 25 April 2025. Sebanyak 160 kamera dipasang, 30 ribu hari rekam dikumpulkan, lebih dari 20 spesies satwa terpantau. Tapi sang predator puncak tak kunjung muncul. Macan tutul itu tak terl

Tak banyak orang bisa menirukan suara Elang Jawa dan mendapat balasan langsung dari penjaga langit tersebut. Tapi Giyanto atau akrab disapa Gik dapat melakukannya. Dan bukan hanya sekali. Siulan khas