
Tiga Lutung Jawa Kembali ke Rimba Nusa Barung
Tiga individu lutung Jawa (Trachypithecus auratus) akhirnya kembali menjejak rumahnya, Rabu (26/11/2025), dalam sebuah momen yang menandai lembaran baru upaya pemulihan populasi primata endemik Jawa.
Temukan informasi terbaru, kegiatan konservasi, dan edukasi seputar keanekaragaman hayati di Jawa Timur.
Menampilkan hasil untuk: dengan tag #nusa-barung(23 artikel ditemukan)

Tiga individu lutung Jawa (Trachypithecus auratus) akhirnya kembali menjejak rumahnya, Rabu (26/11/2025), dalam sebuah momen yang menandai lembaran baru upaya pemulihan populasi primata endemik Jawa.

Di tengah semilir angin laut selatan dan kicau burung hutan tropis, semangat Sumpah Pemuda bergaung dalam wujud paling natural, kebebasan. Pada peringatan ke-97 Sumpah Pemuda (28/10/2025), Balai Besar

Di tengah riuh angin laut selatan dan rimbun hutan tropis yang belum tersentuh modernitas, langkah kaki para penjaga rimba kembali bergema di Suaka Margasatwa Pulau Nusa Barung. Mereka bukan sekadar p

“Hutan yang jarang dikunjungi adalah perpustakaan kehidupan yang belum terbaca. Di Pulau Nusa Barung, setiap akar, daun, dan kelopak adalah bagian dari puisi yang hampir terlupakan.” Jember, 1 Juli 2

Di tengah kesunyian rimba Pulau Nusa Barung yang dibingkai debur ombak Samudra Hindia, Dua kelompok Monyet Ekor Panjang (Macaca fascicularis) akhirnya kembali menghirup kebebasan. Sebagian diantaranya

Siapa sangka bahwa kambing bisa menjadi pintu masuk konservasi? Di Desa Kepanjen, Kecamatan Gumukmas, Kabupaten Jember, sebuah kelompok masyarakat membuktikan bahwa menjaga hutan tak selalu bermula da

Dibalik debur gelombang Samudra Hindia dan bayang-bayang Suaka Margasatwa Pulau Nusa Barung, kehidupan terus menemukan jalannya. Pada 7 April 2025, tim Resor Konservasi Wilayah 14 Jember dari Balai Be

Di perairan selatan Jawa Timur, tersembunyi sebuah ekosistem liar yang masih misterius bagi dunia sains. Pulau Nusa Barung, sebuah pulau kecil yang seolah berdiri sendiri di tengah samudra, menjadi be

Pemberdayaan masyarakat di sekitar Suaka Margasatwa (SM) Nusa Barong terus menunjukkan hasil positif. Kelompok Masyarakat (Pokmas) Putra Lestari, yang berasal dari Desa Kepanjen, Kecamatan Gumukmas, K