
Hari Burung Migran Sedunia
Kediri, 10 Mei 2025. Saat musim dingin di belahan Bumi utara dimulai, burung-burung akan bersiap menjelajah belahan bumi lainnya yang beriklim tropis untuk mencari makan yang disebut dengan migrasi da
Temukan informasi terbaru, kegiatan konservasi, dan edukasi seputar keanekaragaman hayati di Jawa Timur.
Menampilkan hasil untuk: dengan tag #burung(211 artikel ditemukan)

Kediri, 10 Mei 2025. Saat musim dingin di belahan Bumi utara dimulai, burung-burung akan bersiap menjelajah belahan bumi lainnya yang beriklim tropis untuk mencari makan yang disebut dengan migrasi da

Di sebuah gang sempit yang padat di Rungkut, Surabaya, kejadian tak biasa menarik perhatian anak-anak setempat. Seekor Elang Alap Jambul (Lophospiza trivirgata) tergeletak lemas setelah menabrak dindi

Ketika simbol negara jatuh di tengah kota, harapan pun hinggap di tangan warga Surabaya Seekor Elang Jawa (Nisaetus bartelsi), burung pemangsa langka yang menjadi lambang Negara Kesatuan Republik Indo

Di pagi hari yang berkabut tipis, bayang-bayang pegunungan tampak seperti lukisan kabur di cakrawala. Di sebuah sudut lereng yang sepi, seekor Merak Hijau (Pavo muticus) perlahan mengembangkan sayapny

Setiap tanggal 2 Mei, bangsa ini memperingati Hari Pendidikan Nasional sebagai momen refleksi untuk memajukan pendidikan yang inklusif dan bermutu. Tahun 2025, dengan tema nasional “Partisipasi Semest

Jejak samar di tanah lembab itu membawa harapan. Di balik dedaunan yang rimbun, kamera pengintai terus merekam, mencari sosok bayangan terakhir Macan Tutul Jawa (Panthera pardus melas). Namun, lebih d

Meski peringatan Hari Bumi telah berlalu, upaya menjaga kelestarian bumi terus bergulir. Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam jawa Timur (BBKSDA Jatim) melalui Unit Penyelamatan Satwa (Wildlife Res

Surabaya belum sepenuhnya terjaga saat dua kisah liar menyeruak dari sudut kota yang padat, kisah tentang kebebasan yang terenggut, dan upaya manusia untuk menebusnya. Di tengah riuhnya kawasan permuk

Di Pulau Bawean, hening adalah bahasa yang paling nyaring. Hutan tropis yang memeluk kawasan Suwari hingga Kumalasa menyimpan lebih dari sekadar pepohonan dan tanah lembab, ia menyimpan denyut kehidup