
Catatan Magang Mahasiswa di BBKSDA Jawa Timur
Konservasi tidak selalu lahir dari ruang rapat atau lembar kebijakan. Ia kerap tumbuh perlahan, dari langkah kaki di jalur hutan, dari catatan lapangan yang berulang, dan dari dialog panjang dengan ma
Temukan informasi terbaru, kegiatan konservasi, dan edukasi seputar keanekaragaman hayati di Jawa Timur.
Menampilkan hasil untuk: di kategori Artikel(353 artikel ditemukan)

Konservasi tidak selalu lahir dari ruang rapat atau lembar kebijakan. Ia kerap tumbuh perlahan, dari langkah kaki di jalur hutan, dari catatan lapangan yang berulang, dan dari dialog panjang dengan ma

Gajah bukan sekadar satwa karismatik yang memikat perhatian publik. Di balik tubuh besarnya, gajah memikul peran ekologis penting sebagai penjaga keseimbangan hutan, membuka jalur alami, menyebarkan b

Malang, 8 Desember 2025. Cagar Alam Pulau Sempu merupakan salah satu kawasan konservasi paling penting dan sensitif di Jawa Timur, baik secara ekologis maupun ilmiah. Keberadaannya sebagai pulau karst

Kabut tipis turun perlahan di lereng Gunung Besar selepas hujan mengguyur, membalut pucuk-pucuk pohon yang berjaga bagai pilar waktu. Embun menggantung di ujung daun, memantulkan cahaya keperakan yang

Surabaya, 4 Desember 2025. Di tengah hiruk pikuk kota yang terus tumbuh, di balik suara mesin dan lampu-lampu yang tak pernah padam, ada dunia lain yang berjuang untuk tetap bernapas. Dunia yang senya

Di pagi yang lembut di Suaka Margasatwa Dataran Tinggi Yang, cahaya matahari menembus sela dedaunan, membuka lembar baru kehidupan liar yang bergerak dalam kesunyian. Di sanalah, jauh dari keramaian k

Di antara rimbun hutan tropis Pulau Bawean, sebuah informasi penting muncul dari kegiatan SMART Patrol Tim RKW 10 bersama MMP Bawean Lestari. Pada patroli yang berlangsung 22 hingga 31 Oktober 2025, t

Sidoarjo, 10 November 2025. Di Jawa Timur, di mana gugusan pegunungan menorehkan garis biru di cakrawala dan pulau-pulau kecil di utara memanggil angin yang membawa kisah lama. Ada perjuangan yang nya

Empat hari setelah hujan terakhir membasahi Pulau Bawean, langit akhirnya cerah. Di antara pepohonan yang masih basah oleh embun, udara terasa segar dan tenang. Pagi itu, 24 Oktober 2025, tim gabunga