
Inilah Satwa-satwa yang Sangat Terancam Punah
Dunia kehilangan puluhan spesies setiap hari dalam apa yang disebut para ilmuwan sebagai ‘kepunahan massal keenam’ dalam sejarah Bumi. Sebanyak 30%-50% dari semua spesies di dunia bergerak menuju k
Temukan informasi terbaru, kegiatan konservasi, dan edukasi seputar keanekaragaman hayati di Jawa Timur.
Menampilkan hasil untuk: di kategori Artikel(353 artikel ditemukan)

Dunia kehilangan puluhan spesies setiap hari dalam apa yang disebut para ilmuwan sebagai ‘kepunahan massal keenam’ dalam sejarah Bumi. Sebanyak 30%-50% dari semua spesies di dunia bergerak menuju k

Pulau Bawean yang memiliki luas sekitar 192 km2 diketahui memiliki jenis-jenis satwa endemik dengan tingkatan jenis dan sub jenis yang merupakan bagian dari kelas Mamalia, Aves, dan Arthropoda. He

Jangan anggap enteng kebun binatang. Lewat satwa, manusia bisa berkaca. Lewat satwa, manusia bisa belajar memahami tanda-tanda alam. Kehadiran kebun binatang di kota memfasilitasi kepekaan warganya

Kawasan lindung di dunia rentan terhadap ancaman perubahan iklim dan pengembangan oleh manusia. Selama 50 tahun, International Union for the Conservation of Nature (IUCN) melakukan upaya konserv

Populasi Yaki di Sulawesi Utara tersisa kurang dari 5.000 ekor. Si monyet hitam endemik Sulawesi tersebut masih diburu. Baru-baru ini tersebar kabar seorang pria yang mengunggah foto dirinya se

Pohon ditebang untuk banyak alasan, tetapi kebanyakan melibatkan uang. Pohon masih menutupi sekitar 30 persen muka Bumi, tapi kelangsungannya mengkhawatirkan karena hutan rimba kita menghilang deng

Borneo Orangutan Survival Foundation (BOSF atau Yayasan Penyelamatan Orangutan Kalimantan) berencana melepasliarkan lagi sekitar 26 orangutan ke habitat aslinya di tahun 2015. "Mudah-mudahan de

Sujarwo, seorang guru Geografi dan sekaligus ketua Kelompok Masyarakat Konservasi Penyu untuk Wisata (KMKPW) dengan semangat masih menceritakan hal ihwal kegiatan konservasi penyu di desanya. Udara

Loba (Symplocos sp) merupakan tanaman endemik di Nusa Tenggara Timur (NTT), yang banyak tumbuh di Flores dan Sumba. Loba bisa dimanfaatkan sebagai pewarna alami yang menghasilkan warna kuning. Sel