
Ternyata Ada Garuda Di Lereng Argopuro
Elang Jawa atau Nisaetus bartelsi telah menjadi Satwa Nasional, karena kemiripannya dengan burung Garuda, simbol negara Indonesia, juga karena kelangkaannya. Hal itu termuat dalam Keputusan Presiden
Temukan informasi terbaru, kegiatan konservasi, dan edukasi seputar keanekaragaman hayati di Jawa Timur.
Menampilkan hasil untuk: di kategori Artikel(353 artikel ditemukan)

Elang Jawa atau Nisaetus bartelsi telah menjadi Satwa Nasional, karena kemiripannya dengan burung Garuda, simbol negara Indonesia, juga karena kelangkaannya. Hal itu termuat dalam Keputusan Presiden

Berang-berang menjadi salah satu hewan semi akuatik yang dapat dijumpai di wilayah tropis. Satwa ini merupakan salah satu top predator dalam ekosistem perairan. Sebab itu keberadaannya menjadi bioind

Sore hari, 15 Oktober 2018, hujan pertama turun membasahi Cagar Alam (CA) Manggis Gadungan, panasnya udara didinginkan oleh rintik hujan yang tak terlalu deras. Turunnya hujan pertama tersebut ternya

Ponorogo, 17 September 2018. Hari kelima Summer Camp, saya pergi ke Camp ll tempat Kelompok 4 dan 5 di Tlasih Growong, dan Camp lll di Watu Blandar. Camp lll ini tempat menginapnya Kelompok 6 dan 7,

[caption id="attachment_4480" align="aligncenter" width="1024"] foto : Samsul Maarif[/caption] Centigi, mungkin bagi beberapa orang, terutama pendaki sudah mengenal tumbuhan jenis ini. Tumbuhan centig

[caption id="attachment_4457" align="aligncenter" width="882"] foto agus ariyanto[/caption] Penemuan Bunga Rafflesia zollingeriana kds di kawasan hutan lindung Puger ini awalnya tidak disengaja, karen

[caption id="attachment_4450" align="aligncenter" width="1024"] foto : Didik[/caption] “Kenapa monyet matanya masuk ke dalam, hayo?” tanya Pak Sahlan, seorang anggota Masyarakat Mitra Polhut kepada ka

Pernah melihat Barongan Dadak Merak pada atraksi Reog Ponorogo? Salah satu bahan berupa bulu Merak. Jangan membayangkan jika bulu merak pada Barongan Reog itu diperoleh dari mencabuti bulu-bulu pada

Cagar Alam (CA) Gunung Sigogor sebagai kawasan konservasi di wilayah Balai Besar KSDA Jawa Timur telah ditetapkan sejak September 1936 memiliki banyak kekayaan dan rahasia yang belum terungkap. Salah