
Taman Wisata Alam Kawah Ijen DITUTUP !!!
Melalui Surat Edaran Nomor : SE.03/K2/BIDTEK.1/KSA/3/2018 tanggal 23 Maret 2018, Taman Wisata Alam Kawah Ijen ditutup untuk kunjungan wisata. Penutupan ini dilakukan hingga batas waktu yang belum
Temukan informasi terbaru, kegiatan konservasi, dan edukasi seputar keanekaragaman hayati di Jawa Timur.
Menampilkan hasil untuk: dengan tag #cagar-alam(280 artikel ditemukan)

Melalui Surat Edaran Nomor : SE.03/K2/BIDTEK.1/KSA/3/2018 tanggal 23 Maret 2018, Taman Wisata Alam Kawah Ijen ditutup untuk kunjungan wisata. Penutupan ini dilakukan hingga batas waktu yang belum

[caption id="attachment_4039" align="aligncenter" width="720"] Foto : Sam Kawah Ijen[/caption] Diperkirakan adanya letupan pada permukaan kawah, kawasan Taman Wisata Alam Kawah Ijen ditutup untuk kunj

Hingga saat ini Cagar Alam Pulau Sempu belumlah benar-benar steril dari kunjungan wisata yang dilakukan wisatawan domestik. Seperti yang terjadi pada 8 Maret 2018 kemarin, petugas Resort Konservasi W

Pengelolaan kawasan konservasi saat ini harus dapat mengakomodir kepentingan masyarakat lokal yang keberadaannya berbatasan langsung dengan kawasan. Upaya yang dilakukan dengan penyadartahuan dan mel

Balai Besar KSDA Jawa Timur menyelenggarakan Seminar Konservasi Elang Jawa dan Habitatnya di Jawa Timur yang diselenggarakan di Gedung Indrakila IAIN Ponorogo. Kegiatan yang dihelat pada 3 Februari 2

[caption id="attachment_4110" align="aligncenter" width="1181"] Cagar Alam Besowo Gadungan[/caption] Kehadiran burung bisa menjadi salah satu indikator baik tidaknya sebuah kawasan konservasi, sebab b

Balai Konsevasi Tumbuhan Kebun Raya Puwodadi – LIPI telah menemukan setidaknya 15 jenis tumbuhan yang masuk kategori Invasive Alien Species atau tumbuhan invasif. Hal itu terungkap saat mereka melaku

Melalui Surat Edaran Nomor: SE. 02 /K.2/BIDTEK.2/KSA/9/2017 Tentang Larangan Aktivitas Wisata Ke Cagar Alam Pulau Sempu, Balai Besar KSDA Jawa Timur (BBKSDA Jatim) kembali menegaskan kepada semua pih

Pelepasliaran Elang Jawa (Nisaetus bertelsi) bertujuan untuk meningkatkan konservasi secara jangka panjang pada spesies ini, agar kelak dapat berkiprah di habitat alamnya, selain itu sebagai konsekue