
Bunga Rafflesia Ternyata Masih Ada Di Puger!
[caption id="attachment_4457" align="aligncenter" width="882"] foto agus ariyanto[/caption] Penemuan Bunga Rafflesia zollingeriana kds di kawasan hutan lindung Puger ini awalnya tidak disengaja, karen
Temukan informasi terbaru, kegiatan konservasi, dan edukasi seputar keanekaragaman hayati di Jawa Timur.
Menampilkan hasil untuk: dengan tag #cagar-alam(280 artikel ditemukan)

[caption id="attachment_4457" align="aligncenter" width="882"] foto agus ariyanto[/caption] Penemuan Bunga Rafflesia zollingeriana kds di kawasan hutan lindung Puger ini awalnya tidak disengaja, karen

[caption id="attachment_4450" align="aligncenter" width="1024"] foto : Didik[/caption] “Kenapa monyet matanya masuk ke dalam, hayo?” tanya Pak Sahlan, seorang anggota Masyarakat Mitra Polhut kepada ka

Cagar Alam (CA) Gunung Sigogor sebagai kawasan konservasi di wilayah Balai Besar KSDA Jawa Timur telah ditetapkan sejak September 1936 memiliki banyak kekayaan dan rahasia yang belum terungkap. Salah

Sebanyak 10 staf dan pimpinan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Nusa Tenggara Barat melakukan kunjungan ke Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam Jawa Timur, 17 Juli 2018. Kunjungan tersebut

Sebanyak 21 orang Pejabat Fungsional Pengendali Ekosistem Hutan (PEH) dan 3 Orang Penyuluh Kehutanan mengikuti Pembinaan Pejabat Fungsional PEH dan Penyuluh Kehutanan Lingkup Balai Besar KSDA Jawa Ti

Dibalik pesona pemandangan Kawah Ijen yang indah dan menarik, berbagai macam jenis flora menjadi pemandangan eksotik tersendiri yang jarang dijumpai di lokasi lainnya. Salah satu jenisnya yakni Canti

Senin pagi, 9 April 2018, Seksi Konservasi Wilayah I melaksanakan kegiatan sosialisasi batas kawasan Cagar Alam Besowo Gadungan di Balai Desa Besowo. Kegiatan tersebut diikuti oleh beberapa pemang

29 Maret 2018 kemarin, Kepala Bidang KSDA Wilayah II Gresik, Yarman, S.Hut., M.P., melakukan koordinasi dengan Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Gresik. Pertemuan tersebut dalam rangka sosial

Tiga setengah tahun sudah jalan aspal yang dahulu membelah Cagar Alam Manggis tempat kami bekerja ditutup, persis 7 bulan setelah erupsi Gunung Kelud, September 2014. Sebelumnya terdapat sebuah jalan