
Sirkus Lumba-Lumba Tidak Mendidik
JAKARTA, KOMPAS.com - Sirkus keliling lumba-lumba yang digelar PT Wersut Seguni Indonesia sama sekali tidak mendidik generasi muda. Sirkus tersebut dinilai lebih menonjolkan aspek hiburan daripada pe
Temukan informasi terbaru, kegiatan konservasi, dan edukasi seputar keanekaragaman hayati di Jawa Timur.
Menampilkan hasil untuk: di kategori Berita(1281 artikel ditemukan)

JAKARTA, KOMPAS.com - Sirkus keliling lumba-lumba yang digelar PT Wersut Seguni Indonesia sama sekali tidak mendidik generasi muda. Sirkus tersebut dinilai lebih menonjolkan aspek hiburan daripada pe

BANDA ACEH, KOMPAS.com — Program latihan jangka pendek bagi penjaga hutan yang diadakan oleh Flora Fauna Indonesia di Cagar Alam Jantho memberikan hasil yang mengejutkan. Selama tiga hari latihan pen

TEMPO.CO , Jakarta: Badak itu mendongakkan kepala dan menyentuhkan ujung mulutnya pada batang pohon di depannya, seolah sedang menciumnya. Badak betina itu tidak sadar bila tingkahnya itu terekam kam

PONTIANAK, KOMPAS.com — Mitos bahwa telur penyu baik untuk kesehatan ternyata keliru. Telur penyu justru tidak baik dikonsumsi oleh manusia karena mengandung logam berat. Demikian diungkapkan Kepala
BENGKAYANG, KOMPAS.com - Operasi gabungan sejumlah instansi berhasil menggagalkan penyelundupan 3.900 butir telur penyu dari Indonesia ke Negara Bagian Sarawak, Malaysia. Telur penyu hendak diselu

YOGYAKARTA, KOMPAS.com — Hiu paus (whale shark) yang terdampar di Pantai Baru, Pandansimo, Bantul, Yogyakarta, diduga terpisah dari kawanannya dan mengalami disorientasi. Sebab, hiu paus atau yang j

Bangkai hiu paus yang terdampar di Bantul, Kamis (2/8/2012) pagi YOGYAKARTA, KOMPAS.com — Seekor hiu paus (whale shark) atau hiu tutul dengan panjang 13 meter dan lebar 3,83 meter, dengan bobot

Metrotvnews.com, Bengkulu: Dua kuntum bunga Rafflesia Arnoldii, mekar di Kilometer 45, kawasan cagar alam Taba Penanjung, Kabupaten Bengkulu Tengah, Provinsi Bengkulu. "Kedua bunga baru mekar ha
SUMENEP, BBKSDAJATIM.ORG - Gubernur Jawa Timur, Dr. H. Soekarwo, yang lebih dekat dipanggil Pakde Karwo, melepaskan tukik-tukik di Pantai lombang Kabupaten Sumenep pada tanggal 4 Juli 2012. Pelepas