
Mengenalkan Konservasi Melalui Batik
Namanya Dini Suryandari, Pengendali Ekosistem Hutan (PEH) di Seksi Konservasi Wilayah IV Pamekasan. Ia-lah yang memulai mengenalkan batik dengan motif Kakatua Kecil Jambul Kuning ke masyarakat. Semu
Temukan informasi terbaru, kegiatan konservasi, dan edukasi seputar keanekaragaman hayati di Jawa Timur.
Menampilkan hasil untuk: di kategori Artikel(324 artikel ditemukan)

Namanya Dini Suryandari, Pengendali Ekosistem Hutan (PEH) di Seksi Konservasi Wilayah IV Pamekasan. Ia-lah yang memulai mengenalkan batik dengan motif Kakatua Kecil Jambul Kuning ke masyarakat. Semu

[caption id="attachment_4331" align="aligncenter" width="1024"] foto Samsul Maarif[/caption] Jalur Bermi Taman Hidup menjadi salah satu rangkaian jalur pendakian Gunung Argopuro, sebuah gunung di Suak

[caption id="attachment_4102" align="aligncenter" width="700"] Ilustrasi bunga rafflesia | Wikipedia.org[/caption] Jika ditanya tentang siapa penemu bunga Rafflesia, secara serentak kita akan menjawab

Video makhluk aneh yang diposting seorang warga Kebumen, Jawa Tengah, di Facebook, viral di dunia maya. Makhluk tersebut menjadi perbincangan hangat di media sosial, bahkan dibahas di berbagai media

Sisi lain dari perburuan dan perdagangan satwa terancam punah adalah sengkarutnya proses konservasi. Lugasnya upaya penyitaan dan penindakan terhadap kasus kejahatan satwa langka dilindungi, acapkali

Upaya konservasi orangutan yang dihadapi saat ini tidak hanya terkendala pada minimnya lokasi pelepasliaran. Tetapi juga, masih maraknya jual beli orangutan yang dilakukan pedagang liar secara online

Maraknya perdagangan satwa liar dilindungi yang terjadi di Indonesia begitu meresahkan. Berdasarkan catatan penangkapan Wildlife Crime Unit (WCU), ada peningkatan kasus perdagangan satwa liar dari 20

Cagar Alam (CA) Janggangan Rogojampi II yang terletak di Desa Pakel, Kecamatan Licin, Kabupaten Banyuwangi telah ditetapkan menjadi salah satu kawasan konservasi, dengan Surat Keputusan Menteri Kehut

Babi Kutil Bawean (Sus verrucosus blouchi) pada awalnya merupakan subjenis dari Babi Kutil Jawa, keduanya merupakan jenis endemik. Namun pada tahun 2011 babi kutil bawean ditetapkan menjadi jenis ter